TANGERANG — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, terus konsisten membina generasi muda melalui kegiatan positif. Berpusat di Gedung Bersama Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, ranting ini secara rutin menggelar latihan kependekaran dan keatletikan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu malam mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Latihan rutin ini diikuti oleh puluhan siswa dari berbagai latar belakang daerah, suku, agama, dan budaya yang melebur menjadi satu dalam semangat kekeluargaan.
Ketua Ranting PSHT Kelapa Dua, Mas Syarif Yulianto, menegaskan bahwa organisasi ini terbuka bagi siapa saja yang ingin menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik tanpa memandang sekat perbedaan suku, bangsa, agama, maupun bahasa.
”PSHT adalah wadah bagi siapa saja yang ingin menjadikan diri berkembang lebih baik. Organisasi ini tidak memandang perbedaan latar belakang, karena inti dari ajaran PSHT selalu bermuara pada keluhuran budi,” ujar Mas Syarif.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa esensi utama dari pendidikan di dalam PSHT adalah membentuk manusia yang berbudi luhur, mampu membedakan benar dan salah, serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Selain itu, para siswa juga dididik untuk senantiasa berbakti kepada orang tua serta menanamkan rasa kasih sayang antarsesama warga PSHT khususnya, dan kepada seluruh umat manusia pada umumnya.
Senada dengan hal tersebut, Penasehat Ranting Kelapa Dua, Mas Sukamto, memberikan pesan pengingat yang kuat kepada seluruh anggota. Ia secara tegas berpesan agar para warga dan siswa di Ranting Kelapa Dua senantiasa memegang teguh ajaran luhur organisasi.
”Warga Kelapa Dua harus memegang teguh ajaran PSHT agar bisa menjadi teladan dan contoh positif bagi ranting-ranting lain di wilayah Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.
Melalui kegiatan pembinaan yang konsisten ini, PSHT Ranting Kelapa Dua berharap dapat terus melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus kader-kader bangsa yang menjunjung tinggi nilai moral, kedisiplinan, dan persatuan di tengah masyarakat.
Pewarta: Ghaos Assalaby


Tinggalkan Balasan