PSHT Ranting Kelapa Dua Gelar UKT Polos Ke Jambon Gunakan Sistem Digital dari Pusat

PSHT Ranting Kelapa Dua Gelar UKT Polos Ke Jambon Gunakan Sistem Digital dari Pusat

​KELAPA DUA, TANGERANG — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kelapa Dua resmi menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dari sabuk Polos ke sabuk Jambon pada tanggal 31 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pelaksanaan amanat organisasi yang wajib dilalui oleh setiap siswa PSHT dalam masa pendidikannya.

​Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PSHT Ranting Kelapa Dua Mas Syarif Yulianto, Penasehat Mas Sukamto, jajaran pengurus ranting, serta para Warga dan siswa PSHT se-Ranting Kelapa Dua.

​

Foto: Para siswa dan penguji saat pelaksanaan ujian materi malam hari di lingkungan Ranting Kelapa Dua.

​Uji Penyerapan Materi dan Ajaran Persaudaraan

​Ketua PSHT Ranting Kelapa Dua Cabang Kabupaten Tangerang Pusat Madiun, Mas Syarif Yulianto, menyampaikan bahwa agenda UKT ini memiliki peran strategis bagi perkembangan siswa.

​”Tujuan UKT ini selain sebagai ajang silaturahmi antar-siswa agar saling mengenal lebih dekat, juga untuk menguji sejauh mana para siswa menyerap materi ajaran PSHT,” ujar Mas Syarif.

​Materi yang diujikan dalam tes ini meliputi:

​Senam dan Jurus

​Variasi Pasang

​​Pendalaman Ke-SH-an

​Sambung Persaudaraan

​Penerapan Sistem UKT Digital Instruksi Resmi Pusat

​Pada UKT kali ini, pengurus menugaskan dua Warga untuk bertindak sebagai Ketua dan Wakil Dewan Penguji dengan dibantu oleh tim pelatih.

​Hal yang menarik pada UKT ini adalah penerapannya yang sudah menggunakan Sistem UKT Digital (Ujian Kenaikan Tingkat berbasis aplikasi). Perlu ditegaskan bahwa penggunaan sistem digital ini merupakan instruksi dan kebijakan resmi langsung dari Pengurus Pusat Madiun, bukan keputusan tingkat Ranting.

​

Foto: Jajaran pengurus, dewan penguji, pelatih, dan siswa berfoto bersama usai pengumuman hasil ujian.

​Praktis, Efisien, dan Hasil Memuaskan

​Ketua Dewan Penguji, Sela Nurlita, menjelaskan bahwa modernisasi sistem ujian ini membawa dampak positif tanpa mengurangi standar kualitas organisasi.

​”Meskipun UKT dilaksanakan secara digital, hal tersebut tidak mengurangi bobot materi yang diujikan. Justru sistem ini jauh lebih praktis dan efisien,” kata Sela Nurlita.

​Hal senada juga diungkapkan oleh Mas Suko Prasetyo selaku Ketua Komite Teknik. Menurutnya, penilaian berbasis aplikasi digital ini memberikan hasil yang presisi dan akurat.

​”Penilaian menggunakan sistem digital ini hasilnya sangat memuaskan dan lebih praktis tanpa kehilangan bobot materi yang diteskan. Alhamdulillah, siswa lulus dengan predikat memuaskan,” ungkap Mas Suko.

​Dalam ujian kali ini, terdapat dua orang siswa (satu laki-laki dan satu perempuan) yang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan ujian dari sabuk Polos ke Jambon. Pihak pengurus berharap hasil ini dapat memicu motivasi siswa untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan menjaga ajaran PSHT ke depannya.

​Penulis: Ghaos Assalaby

Kategori: Berita / Kegiatan Organisasi

Editor: Redaksi Website Terate Kelapa Dua


Comments

2 responses to “PSHT Ranting Kelapa Dua Gelar UKT Polos Ke Jambon Gunakan Sistem Digital dari Pusat”

  1. UKT polos jambon, belum ada materi toya dan krippen gus…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *